web page hit counter

a beautiful mind

July 4, 2006

Pahit Manisnya Kehidupan

Filed under: Uncategorized - pikroh @ 9:33 am

“Life is a trap for logicians, its wildness lies in wait”, tulis novelis G.K. Chesteron. Hidup memang tidak dapat dijalani hanya dengan logika. Banyak hal dalam hidup yang tidak dapat direncanakan dan berjalan sesuai logika dan kemauan kita. Ia terlalu kompleks untuk diatur dan dinalar oleh pikiran kita yang terbatas. Juga karena Tuhan seringkali menyentil kita dengan kejadian-kejadian yang diputar sesuai kehendak-Nya, sama sekali tidak harus tunduk dengan keinginan kita.

Pemaknaan kita atas apa yang terjadi juga tidak selalu benar. Sebuah ”karunia” dapat datang dalam kemasan ”bencana” dan sebuah ”bencana” dapat datang berbaju ”karunia”. Peluang mungkin muncul dengan wajah mengancam. Kita harus berhati-hati dalam menggunakan kaca mata kita mengenai ”baik” dan ”buruk”, ”musibah” dan ”karunia”, ”peluang” dan ”bahaya”, karena variabel dan jangkauan berpikir kita serba terbatas dibandingkan misteri kehidupan yang hendak kita pahami. ”…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. (QS Al Baqoroh 216)

Bacalah biografi orang-orang ternama, niscaya anda akan mendapati kejadian-kejadian dalam babak-babak kehidupannya yang terjadi tanpa terduga. Hidup mereka diwarnai oleh rangkaian ”kebetulan-kebetulan”. Mendiang Peter F Drucker, salah satu guru manajemen paling top abad ini, merefleksikan dalam autobiografinya bahwa dia tidak pernah merencanakan kehidupannya untuk seperti itu.”Every one of my jobs has come about by accident. I’ve never done anything I’ve planned except planning what additional skills I need for my work”, tulisnya. Ketika ditanyakan rahasia suksesnya oleh wartawan, Oom Liem yang saat itu adalah taipan paling kaya di Indonesia mengatakan bahwa dia adalah orang yang beruntung karena lahir dan berbisnis di saat yang tepat. Dia beruntung karena kebetulan kawannya yang disokong pada zaman gerilya kemudian menjadi Presiden RI selama 32 tahun. Kalau Oom Liem lahir lebih awal, kalau dia tidak menyokong pak Harto muda dan kalau pak Harto tidak jadi Presiden, tentu nasibnya akan lain. Kita hidup dalam rangkaian kebetulan-kebetulan yang datang dan pergi di luar kuasa kita.

Biografi anda tentunya juga penuh dengan hal-hal tidak terduga, bukan?

Itulah yang membuat hidup ini menarik. Itulah juga yang membuat kita ”dilarang” untuk menilai hidup kita apa adanya. Don’t measure your life at face value. Apa yang tampak tidak selalu seperti yang kita lihat. Jalannya hidup dapat tidak terduga di luar skenario yang kita bayangkan.  ”Bencana” dan ”karunia” hanya cara kita memaknainya, tidak selalu berarti yang sebenarnya. Kita tidak pernah tahu apa makna sebenarnya.

Saya sendiri seringkali takjub dengan kejadian-kejadian tidak terduga yang saya alami. Ketika masalah kelihatan demikian berat dan solusi seperti tidak ada, Tuhan memberikan kasih-Nya dengan jalan keluar yang tidak di sangka-sangka. Kebetulan-kebetulan manis dalam hidup itu seperti sapaan Tuhan kepada kita, bahwa Dia hadir mendampingi setiap langkah kita. Dengannya Dia juga menyentil kita untuk tidak boleh berhenti berharap.

Musibah ternyata adalah guru hidup, yang mengajari kita untuk lebih bijak. Musibah juga adalah sweetener kehidupan, agar kita pandai bersyukur. Manisnya gula sangat terasa setelah kita mengecap pahitnya empedu. Bahkan air tawar pun terasa manis setelah kita minum jamu. Bagaimanakah rasanya bila sepanjang hidup kita hanya merasakan manis? Manis tidaklah manis bila tidak ada rasa pahit.  

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://hendroprasetyo.blogsome.com/2006/07/04/pahit-manisnya-kehidupan/trackback/

  1. berarti, bencana (dalam beberapa kasus bisa saya sebut saja sebagai konflik) boleh gak di rekayasa, untuk mempercepat proses penyadaran?

    ==HP: Bung Johan: “wisdom can’t be taught, it should be learned”.==

    Comment by johan — July 4, 2006 @ 10:32 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.