web page hit counter

a beautiful mind

March 23, 2007

Bahasa Tidak Bisa Diterjemahkan

Filed under: penerjemahan - pikroh @ 6:03 pm

Seseorang menulis di suatu milis, “Menerjemahkan itu seperti wanita. Bila cantik, dia tidak setia (pada bahasa aslinya)”. Konon, kalimat itu aslinya adalah pepatah Italia.

Menerjemahkan memang pekerjaan yang sangat sulit. Kalau kita mau hasilnya mudah dipahami, kita seringkali terpaksa tidak setia pada makna asalnya. Kalau kita mau memindahkan semua makna dari bahasa asalnya, hasilnya akan kaku dan sulit dipahami. Bila kita membaca suatu terjemahan yang bahasanya mengalir enak dinikmati, pastilah banyak kata di bahasa aslinya yang terpaksa harus dibuang, ‘ditekuk’, dan ditambah-tambah ketika dipindah ke bahasa Indonesia.

Sejatinya memang suatu bahasa tidak dapat diterjemahkan sepenuhnya ke bahasa lain. Kalau pun bisa, hanya sebagian maknanya saja yang terpindahkan, sebagian lainnya “lost in translation”. Semakin indah bahasa aslinya, semakin sulit diterjemahkan ke bahasa lain. Menerjemahkan karya sastra karenanya lebih sulit dibandingkan menerjemahkan karya akademis yang eksak, karena karya sastra sarat dengan kata-kata yang multitafsir.

 

(more…)

March 14, 2007

Berfokus pada Keunggulan

Filed under: self- help, karir - pikroh @ 6:36 pm

George Kamarullah, kamerawan top penyabet 4 piala citra adalah mantan pemain sandiwara yang buruk. Ketika latihan untuk pentas sandiwara di tahun 1973, dia dimarahi oleh Slamet Raharjo, sang sutradara, karena aktingnya yang jelek. "Cara main inhaler (pelega hidup mampet) saya saja masih lebih bagus ketimbang kamu!”, semprot Slamet Raharjo pedas.

Sadar tidak memiliki bakat akting, George mundur sebagai pemain peran. Apa yang terjadi kemudian? Dia beralih menjadi sinematografer yang bekerja di belakang layar. Karirnya kemudian sukses dengan meraih berbagai penghargaan, baik nasional maupun internasional.

(more…)