web page hit counter

a beautiful mind

December 4, 2007

Sehat dan Kaya Melalui Silaturrahmi

Filed under: self- help, wawasan - pikroh @ 9:39 pm

Ada hadits Nabi yang menganjurkan kita agar rajin bersilaturrahmi, karena silaturrahmi memperpanjang umur dan memperbanyak rezeki. Sedemikian pentingnya silaturrahmi, sampai-sampai orang yang memutus silaturrahmi terancam masuk neraka. (Sebenarnya, neraka dunia pun sudah dia rasakan karena hubungan buruk tersebut).

Memperpanjang Umur

Dengan bersilaturrahmi, kita akan lebih bahagia. Hanya dengan mengirimi sms atau email, orang yang kita sapa akan merasa bahagia. Terlebih lagi bila kita telepon atau kunjungi. Bayangkanlah roman muka sahabat Anda yang berbinar lantaran Anda menyempatkan mampir ke rumahnya. Juga, nada bahagia ibu Anda mendengar kabar cucunya lewat telepon. Kebahagiaan seperti itu mengurangi stress dan memperpanjang umur.

Antara tahun 1965- 1974, dua ahli epidemi penyakit mempelajari gaya hidup dan kesehatan 4.725 penduduk Alameda County, California.  Mereka menemukan bahwa angka kematian tiga kali lebih tinggi pada orang yang ‘kuper’ dibandingkan dengan mereka yang aktif secara sosial. Studi yang sama terhadap penduduk Seattle, dipublikasikan tahun 1997, menemukan bahwa pasangan keluarga yang secara sosial aktif membutuhkan biaya kesehatan lebih rendah dan lebih jarang sakit dibandingkan mereka yang penyendiri.  Riset puluhan tahun yang dilakukan MacArthur Foundation mengenai penuaan di AS menyimpulkan bahwa dua prediktor utama kesehatan manula adalah frekuensi silaturrahmi dengan sanak-keluarga dan kehadiran dalam pertemuan-pertemuan.  

Perjumpaan positif antar manusia dapat menurunkan kadar hormon pemicu stress epinephrine, norepinephrine, dan cortisol dalam darah.  Sebaliknya, hormon yang memperkuat rasa saling percaya dan ikatan emosi, oxytocin dan vasopressin, justru meningkat. Ilmuwan juga menduga bahwa silaturrahmi memicu dua neurotransmitter penting: dopamine, yang meningkatkan daya konsentrasi dan rasa bahagia, dan serotonin, yang mengurangi ketakutan dan kecemasan. 

Menambah Rezeki

Rezeki datang lewat manusia. Kalau Anda mengurung diri di kamar, rezeki tidak akan sekonyong-konyong muncul dari balik pintu. Dalam dunia pemasaran, salah satu prediktor kesuksesan staff penjual adalah keluasan relasi. Bahkan dalam industri asuransi, tes klasik yang diberikan untuk para calon agen adalah membuat ‘Daftar 100 Nama’ orang yang mengenal dan dikenal calon agen.

Pada pertengahan tahun 1970-an, Sosiolog Harvard bernama Mark Granovetter mempublikasikan risetnya yang kemudian menjadi karya monumental mengenai cara orang mendapatkan pekerjaan.  Apa yang ditemukannya masih valid hingga sekarang, yaitu bahwa mayoritas orang mendapat pekerjaan melalui koneksi pribadi. Namun, satu temuan yang mengejutkan Granovetter adalah bahwa koneksi tersebut umumnya bukan teman atau saudara dekat. Si penerima kerja hanya sesekali dalam setahun bertemu dengannya.

Teman atau saudara jauh tersebut efektif dalam memberi informasi pekerjaan—menurut Granovetter—karena dia tahu banyak orang yang tidak Anda kenal, berbeda dengan kebanyakan relasi teman dan keluarga dekat Anda yang umumnya juga Anda kenal. Bersilaturrahmilah dengan orang yang lama tidak Anda jumpai, seperti kawan sekolah dulu, saudara jauh, atau mantan rekan kerja, maka Anda berpeluang mendapat informasi berharga untuk bisnis atau pekerjaan Anda. 

Pertukaran pikiran yang dilakukan melalui silaturrahmi juga seringkali menghasilkan kesimpulan-kesimpulan brilian yang tidak kita peroleh dengan berpikir sendiri. Don Tapscott dan Anthony William dalam  Wikinomics dengan gamblang menjelaskan kekuatan dahsyat kolaborasi, melalui “silaturrahmi maya” yang memunculkan raksasa-raksasa baru seperti Wikipedia, MySpace, Youtube, dan lainnya. Konsep dasar wikinomics adalah bahwa kolaborasi terbuka menghasilkan output yang lebih hebat dibandingkan bila membatasi diri dalam kelompok tertutup.

Bersilaturrahmilah, maka Anda akan sehat dan kaya.

7 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://hendroprasetyo.blogsome.com/2007/12/04/sehat-dan-kaya-melalui-silaturrahmi/trackback/

  1. Tulisan mas semakin menyadarkan saya akan pentingnya bersosialisasi di lingkungan dimana kita berada, saya selalu mencoba menjalin hubungan baik dengan orang2 di sekitar kita, dan selalu terbuka buat pergaulan baru, mencoba menambah wawasan dan pengalaman dgn orang2 baru, walau kadang mereka tdk sesuai dgn pengharapan saya

    Comment by ANJAS — December 5, 2007 @ 3:05 pm

  2. Terima kasih atas silaturrahminya pak Hendro…
    Saya jadi silaturrahmi ke sini, semoga tambah umur dan rejeki, amiin.
    Apa yang menjadi sunnah Nabi jika kita laksanakan memang dahsyat akibatnya, manfaatnya, hasilnya…

    Salam dahsyat,
    Agus R
    www.agusriyanto.wordpress.com

    Comment by Agus R — January 3, 2008 @ 2:57 am

  3. Kapan mau silaturrahim ke BPK, pak? Atau sekalian ke Parungpanjang. Di sana ada lebih banyak lagi kaum dhuafa yang perlu bantuan BP Madani. Salam kangen dari saudaramu.

    Comment by hery subowo — January 17, 2008 @ 2:56 pm

  4. saya merasa begitu pentingnya silaturrahmi, terutama pada orang yang di kenal, tapi sayang pada saat ini masih banyak yang berfikiran kalaul silaturrahmi hanya menghabiskan waktu dan tidak ada manfaat, bagi saya memang benar jika silaturrahmi yang hanya niatnya tuk menggosipin orang lain

    Comment by Hairi — July 14, 2008 @ 10:29 am

  5. Tulisan bagus Pak.
    Ternyata pengetahuannya bukan disekitar audit aja :)

    Comment by Boy Bismar — March 6, 2009 @ 4:42 pm

  6. Assalamu’alaikum Wr Wb

    Mas Hendro, tulisan Antum ini amat memberi inspirasi bagi saya. Jazakallah! Kalau boleh izin, saya ingin mengutip data-data yang mas Hendro cantumkan. Kebetulan saya sedang bikin sebuah buku yang berkenaan dengan silaturrahmi. Semoga bermanfaat buat kita dan orang lain. Amien

    Salam kenal,
    bobby

    Comment by bobby herwibowo — March 19, 2009 @ 11:27 am

  7. mengesankan….telaah silaturahmi ini.
    terimakasih pak..

    Comment by cinnamon irsih — August 7, 2009 @ 1:20 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.